BerandaPalembang Emas DarussalamZona Merah, Sholat Idul Fitri dan Aktivitas Mudik Dilarang

Zona Merah, Sholat Idul Fitri dan Aktivitas Mudik Dilarang

820
Walikota Palembang H Harnojoyo mengikuti rapat secara virtual.(Foto : Diskominfo Palembang)

Sumsel24.com Palembang – Pemerintah kota Palembang kembali memperketat sistem protokol kesehatan setelah tingkat status zona Orange berubah naik menjadi zona merah akibat penyebaran Covid 19 yang masih marak dilingkungan masyarakat. Dari dampak tersebut, solat idul fitri di tahun 2021 ini ditiadakan bahkan aktivitas mudikpun dilarang.

Usai rapat koordinasi melalui aplikasi virtual zoom dengan Kementerian Dalam Negeri membahas mengenai penegakan disiplin protokol kesehatan covid-19, di hari yang sama Wali Kota Palembang, Harnojoyo langsung melakukan rapat dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Palembang menindaklanjuti bahasan rapat dengan Kemendagri di rumah Dinas Wali Kota Palembang, Senin 3 Mei 2021.

Baca Juga :  Posko Gugus Tugas Palembang Terima Bantuan Beras dari Jeep Palembang Nian
Foto : Diskominfo Palembang

“Menanggapi rapat kunjungan Mendagri kemarin dan juga rapat hari ini, dengan situasi Kota Palembang saat ini masuk zona merah covid-19, Pemkot Palembang akan meniadakan sholat idul fitri dan melakukan pembatasan terhadap tempat makan, pasar mal dan juga tempat hiburan sampai batas jam sembilan malam saja” tegas Harnojoyo.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan seluruh pengurus masjid melalui Kementerian Agama Kota Palembang, karena memang tidak ada satupun kelurahan atau kecamatan yang masuk zona hijau covid-19, maka pelaksanaan sholat idul fitri di masjid ditiadakan demi menjaga kesehatan.

Baca Juga :  Pemkot Palembang Buat Bilik Sterilisasi untuk Cegah Penyebaran Corona

Saya berharap penekanan penyebaran covid 19 ini terletak dari diri masyarakat sendiri untuk melawannya. Seperti untuk terus melakukan Potkes dimana mereka berada,” tambahnya.

Senada dengan Harnojoyo, Sekretaris Daerah Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, pembatasan tempat keramaian akan tegas dilakukan Pemkot Palembang bekerjasama dengan TNI, Polri dan juga Satpol PP untuk pengawasan di lapangan.

“Sudah ada perwali untuk mengatur pembatasan jam operasional tempat makan, tempat hiburan dan juga mal, jika ada yg melanggar akan ada sanksi dari yang paling ringan berupa teguran hingga pencabutan izin usaha” Tutup Dewa.(all)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here