BerandaHukum dan KriminalSopir Angkot Dibacok Diduga Preman Dekat Jembatan Ampera Lantaran Kurang Setoran

Sopir Angkot Dibacok Diduga Preman Dekat Jembatan Ampera Lantaran Kurang Setoran

1013
Korban saat akan diberikan tindakan medis di RSUD Bari Palembang.

Sumsel24.com Palembang – Abdul Roni (30), seorang pria yang berprofesi sebagai sopir angkutan kota (angkot) jurusan Ampera-Plaju jadi korban penganiayaan.

Ia dianiaya oleh seseorang diduga preman pasar hingga alami luka bacok di kepala dan bagian mata saat sedang menunggu penumpang.

“Peristiwa itu terjadi di bawah jembatan Ampera persis di tikungan dekat pos polisi Kamis 1 April kemarin sekitar jam 17.30 Wib,” kata Abdul saat dihubungi sumsel24.com, Jumat (2/4/2021).

Kejadian nahas yang menimpanya itu, kata Abdul, berawal ketika ia sedang menunggu penumpang di lokasi kejadian dengan membawa satu unit angkot jurusan Ampera – Plaju.

“Saya bawa angkot jurusan Ampera – Plaju, Nah saat saya sedang menunggu penumpang di TKP, tiba-tiba datang seseorang yang diduga preman kemudian langsung memalak meminta sejumlah uang ke saya,” tuturnya.

Baca Juga :  Jenazah Tanpa Identitas di RS Bari ternyata Trisno Warga Teluk Kijing Muba

Selanjutnya, kata Abdul, ia sempat memberikan uang kepada pria yang diduga preman itu, namun preman tersebut malah marah.

“Saya kasih dia uang, mungkin karena uang yang saya berikan tak sesuai yang di pintanya karena itulah dia marah-marah ke saya,” imbuhnya

Bukan hanya marah, sambungnya, pria itu juga langsung begitu saja menganiayanya dengan sebilah senjata tajam jenis pisau.

“Dia langsung mengayunkan pisau yang ia bawa dan membacok bagian kepala dan mata saya. Setelah itu saya langsung berobat ke RSUD Bari Palembang untuk mendapatkan pertolongan medis,” beber Abdul.

Baca Juga :  Driver Taksi Online Dikeroyok Orang Tidak Dikenal di Halaman Mapolrestabes

Sepertinya ia tidak terima uang yang saya kasih terlalu sedikit lantas ia langsung menganiaya menggunakan senjata tajam jenis pisau .

”Akibat penganiaya tersebut saya mengalami luka tusuk di kepala dan mata. Saya tak terima, saya harap pelaku dapat mempertanggung jawabkan perbuatanya,” tutupnya

Pantauan di lapangan, laporan korban di terima SPKT Polrestabes Palembang dengan nomor: LPB/584/IV/2021/Sumsel/Restabes/Spkt.

”Ya laporannya sudah kami terima selanjutnya akan diteruskan ke unit reskrim,” kata Kasubbag Humas Polrestabes Palembang, Kompol M Abdullah ketika di konfirmasi wartawan. (prm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here