Beranda Hukum dan Kriminal Petugas Penyekatan Arus Mudik di Palembang, Diduga Pungli-Terancam Dimutasi

Petugas Penyekatan Arus Mudik di Palembang, Diduga Pungli-Terancam Dimutasi

1100
Penyekatan Larangan Mudik di perbatasan Palembang-Ogan Ilir, Sumsel. Foto Prima

Sumsel24.com Palembang – Beredar kabar terkait dugaan pungutan liar (pungli) terhadap kendaraan pemudik di Palembang, Sumatera Selatan muncul di tengah larangan mudik lebaran. Petugas yang piket sudah diamankan, diperiksa hingga terancam dimutasi untuk dibina.

Informasi diterima Sumsel24.com, kabar pungli itu terjadi di pos penyekatan di Kertapati, perbatasan Palembang-Ogan Ilir. Disebut pemudik dipaksa oleh seorang anggota berpangkat Aipda inisial J yang bertugas di Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Palembang untuk ‘bayar pajak’ agar dapat melintas.

“Iya kejadian beberapa waktu lalu, siang hari. Kemarin sudah diingatkan langsung, sudah diperiksa juga di Paminal. Apabila terbukti bersalah sanksi nya bisa sampai di mutasi, tergantung keputusan atasan,” ujar Kasat Lantas Polrestabes Palembang, Kompol Endro Ariwibowo kepada Sumsel24.com, Sabtu (8/5/2021).

Baca Juga :  Aleksi Kuzin, Pilot Heli Water Bombing Meninggal Dunia di Hotel Emilia Karena Sakit

Dia menyebut pihaknya tidak akan mentolerir jika memang anggotanya itu terbukti bersalah. Sanksi tentu ada, kalau pun nantinya dimutasi, harapannya bisa menjadi percontohan untuk anggota yang lain agar tetap menjalankan tugas sesuai SOP.

“Iya biar jadi percontohan buat anggota yang lain agar tidak melakukan hal-hal yang tidak semestinya dilakukan. Sementara ini, surat mutasi petugas tersebut belum kita terima dari atasan” katanya.

Sebelumnya, Kapolsek Kertapati, AKP Irwan Sidik mengatakan memang sempat tejadi keributan di lokasi pada Kamis (6/5) kemarin. Hal itu karena pemudik dilarang melintas.

Baca Juga :  29 Kasus Narkoba Diungkap Jajaran Polda Sumsel, 31 Tersangka Ditangkap

“Keributan itu benar, tapi bukan pungli. Hanya saja penumpang mobil tersebut marah marah karena mobilnya BN asal dari Bangka Belitung distop, (diduga pemudik) melintas di pos penyekatan,” kata Sidik.

Kapolsek mengaku, saat kejadian petugas yang bersangkutan sempat adu mulut dengan pengendara yang diduga pemudik tersebut. Sempat terjadi salah paham yang berujung pemeriksaan oleh Paminal Polrestabes Palembang.

“Sempat terjadi adu mulut, tapi sudah kita selesaikan. Ada salah paham saja antara korban dan petugas. Sampai sekarang petugas itu sudah diminta keterangan oleh Paminal Polrestabes Palembang terkait adanya insiden tersebut,” jelasnya.(prm)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here