Beranda Hukum dan Kriminal Petani di Sumsel Tewas Ditembak Tetangga Gegara Hewan Ternak

Petani di Sumsel Tewas Ditembak Tetangga Gegara Hewan Ternak

603
Polisi mengidentifikasi 7 lubang peluru bersarang di tubuh korban. (Ist)

Sumsel24.com Palembang – Seorang petani bernama Herman (60), di Empat Lawang, Sumatera Selatan tewas usai ditembak tetangganya sendiri. Ia tewas usai diterjang peluru senapan angin oleh tetangganya, Leo (30), diduga pasal hewan ternak.

“Kejadiannya benar, korban ditemukan tewas pada Selasa kemarin,” Kapolsek Tebing Tinggi Empat Lawang, AKP M Aidil Fitri ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis (14/10/2021).

Peristiwa nahas itu terjadi di Desa Talang Padang, Kecamatan Tebing Tingi, Empat Lawang, Sumatera Selatan. Herman ditemukan tewas dengan 7 lubang tembakan senapan angin di pondok miliknya sendiri.

“Dari informasi tersebut, kita langsung bergerak melakukan penyelidikan. Ternyata pelaku diduga merupakan tetangga korban sendiri,” katanya

Baca Juga :  Bawa Senpira Saat Judi Sabung Ayam, Pelaku Curanmor Dihadiahi Timah Panas

Pelaku, kata dia, pasca kejadian melarikan diri ke Pagar Alam. Leo ditangkap tanpa perlawanan dan mengakui perbuatannya.

“Usai melarikan diri ke kota Pagaralam, pelaku kita kejar dan kita tangkap. Pelaku mengakui nekat menembak korban lantaran kesal karena hewan ternak Herman selalu memakan tanaman miliknya,” katanya.

Menurutnya, korban ditembak pelaku sebanyak 7 kali di beberapa bagian tubuh karena dendam yang sudah tak terbendung. Korban diketahui tewas di lokasi kejadian tak lama setelah penembakan terjadi.

“Korban ditembak sebanyak tubuh lubang oleh pelaku dengan menggunakan senapan angin. Akibatnya, korban langsung tewas ditempat, motifnya dendam karena permasalahan hewan ternak yang sering berkeliaran dan memakan tanaman miliknya,” katanya.

Baca Juga :  Alex Noerdin Jadi Tersangka Korupsi Masjid Sriwijaya, Ini Kata Herman Deru

“Pelaku dan korban sebelumnya sempat terjadi cek-cok permasalahan hewan ternak ini. Pengakuan pelaku, korban juga sempat akan membunuh keluarganya, sehingga tersangka semakin kesal dan merencanakan membunuhnya lebih dulu,” bebernya.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa senapan angin yang ia gunakan untuk menembak Herman.

“Pelaku kini ditahan dan dikenakan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman penjara selama 15 tahun. Sementara,” jelasnya.(prm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here