Beranda Headline Penyekatan Larangan Mudik di Sumsel, Dua WNA Asal Rusia tak Luput Diperiksa

Penyekatan Larangan Mudik di Sumsel, Dua WNA Asal Rusia tak Luput Diperiksa

772
Penyekatan di perbatasan Palembang-Ogan Ilir (Foto. Prima)

Sumsel24.com Palembang – Dua Orang Warga Negara Asing (WNA) terjaring penyekatan larangan mudik di Kertapati Palembang, Perbatasan Palembang-Ogan Ilir. Setidaknya ada 500 kendaraan yang terjaring dan diarahkan petugas untuk putar balik karena tidak dilengkapi dengan dokumen izin melintas.

Pantauan di lapang, terlihat ratusan kendaraan roda empat berasal dari luar tepatnya dari kawasan Ogan Ilir hendak Palembang berputar balik di Jalan lintas Sumatera, Palembang-Indralaya karena tidak memiliki dokumen sebagai syarat untuk melintas.

Penyekatan yang dimulai dari pukul 00.00 WIB dini hari hingga pukul 13.00 WIB di Kertapati Palembang itu, ada banyak kendaraan roda empat yang berputar balik karena tidak memiliki dokumen sebagai syarat diperbolehkan melintas.

“Penyekatan yang kita mukai dari dini haro tadi yang kita lakukan sesuai dengan standar SOP dan kita fokuskan bagi pengendara yang tidak memiliki dokumen seperti surat izin melintas dan surat rapid test atau antigen,” kata Kapolsek Kertapati Palembang, AKP Irwan Sidik ketika ditemui di lokasi penyekatan, Kamis (6/5/2021).

Baca Juga :  Urus Sertifikat Tanah, Puluhan Warga di OKI Mengaku Tertipu Oknum Mantan Kades
Dua WNA diperiksa di Posko penyekatan perbatasan Palembang-Ogan Ilir. Foto Prima

Selain penindakan terhadap pengendara roda empat, kata dia, pihaknya juga menerapkannya kepada pengemudi motor yang tidak memiliki dokumen.

“Ada sekitar 400 mobil dan 100 unit sepeda motor yang tidak memiliki dokumen sehingga kita meminta mereka untuk memutar balik ke daerah asal mereka,” imbuhnya

Dirinya menuturkan, bahwa kendaraan yang terjaring di pos penyekatan berasal dari kabupaten/kota yang ada di Sumsel tapi bukan dari Palembang.

“Mereka bukan dari Palembang dan tidak memiliki izin sehingga kita menyuruh mereka memutar balik ke daerah asalnya, ” ujarnya.

Sementara, dalam penyekatan tersebut sepasang Warga Negara Asing (WNA) tidak luput dari pos penyekatan dan pemeriksaan.

“Ada dua orang WNA asal Rusia yang rapid testnya sudah tidak berlaku sehingga dilakukan rapid test antigen ulang dan hasilnya negatif, sedangkan untuk dokumen pendukung mereka sudah lengkap untuk melintasi wilayah Palembang. Keduanya dari Bali hendak ke Mentawai dengan menumpang satu unit minibus,” jelasnya.

Baca Juga :  Viral Pria Ngamuk Setelah Swab Antigen Positif, Petugas Farmalab Akui Lalai

“Kita memastikan bagi warga yang melintasi wilayah Palembang akan diperiksa dan bila memenuhi persyaratan akan dibolehkan lewat dan jika tidak mereka kita suruh putar balik,” tutupnya.

Sementara, Heru seorang warga Palembang yang kebetulan usai mengambil barang dari Indralaya Ogan Ilir mengatakan bahwa ia tidak kaget akan adanya pemeriksaan ini, ia sudah mempersiapkan berkas bersyarat agar boleh melintas.

“Saya tidak kaget karena kan sudah lama diberitakan kalau hari ini penyekatan audah dimulai. Mangkanya saya sudah siapkan keterangan antigen dan surat tugas dari kantor hingga kelengkapan kendaraan,” tutup Heru. (prm)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here