Beranda Palembang Emas Darussalam Penerimaan Meningkat, BPPD Kota Palembang Raih Rp 3 M Per Bulan Dari...

Penerimaan Meningkat, BPPD Kota Palembang Raih Rp 3 M Per Bulan Dari Pajak Reklame

308
Dari kiri ke kanan Sulaiman Amin, Raden Dan Nur MuhammadArfan

Sumel24.com, PALEMBANG – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palembang dari sektor reklame meningkat tajam. Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang berhasil meraih Rp 3 miliar perbulan dari sektor pajak reklame. Sebelumnya pendapatan dari sektor ini masih dibawah Rp 1 miliar perbulan.

Padahal saat ini BPBD bersama instansi terkait sedang melakukan penertiban reklame (bilboar atau banner) yang tak berizin dan tak sesuai aturan. Peningkatan pajak reklame ini didapatkan setelah pihak BPPD berhasil memaksimalkan potrnsi pajak reklame yang ada di mal mal, bioskop hingga videotron dan termasuk tunggakan pajak pemilik reklame.

Baca Juga :  Maknai Hari Museum, Pemkot Palembang Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya dan Sejarah

Kepala BPPD Kota Palembang, Sulaiman Amin mengatakan, realisasi pencapaian pajak reklame sudah mencapai Rp 10,7 miliar dari target Rp 24 miliar. Pihak BPBD optimis bisa mencapai target penerimaan sektor reklame.

“Bulan Agustus ini baru bisa kita maksimalkan pendapatan pajak reklame bulan ini mencapai Rp 2,9 miliar,” kata Sulaiman, Jumat (30/08) saat ditemui di kantor BPPD Kota Palembang Jalan Merdeka Palembang.

Menurut dia, potensi pajak reklame yang ada di mal mal selama ini tidak digarap secara maksimal. Namun setelah pihaknya mendata potensi pajak, ternyata memiliki  potensi pajak yang besar. Bahkan ada satu mal pajak reklame nya bisa mencapai Rp 1 miliar perbulan. 

Baca Juga :  Ratusan Personil Dishub Divaksin, Besok Giliran DLHK

Untuk itu pihak BPPPD melakukan sosialisasi Dan Pendataan secara menyeluruh untuk memaksimalkan potensi pajak reklame di luar billboard atau banner.

“Kita ingatkan kita surati, alhamdulillah bisa maksimal pendapatan dari pajak reklame,” kata dia.

Selain reklame di mal Pihak BPPD akan lebih memaksimalkan videotron. Mengingat pencapaiannya lebih besar untuk PAD. 

“Kita ingatkan kalau menunggak, kalau juga tidak bayar maka iklannya tidak bisa tayang,” kata dia. 

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here