Beranda Palembang Emas Darussalam Kota Palembang Raih Penghargaan Pembina Program Kampung Iklim

Kota Palembang Raih Penghargaan Pembina Program Kampung Iklim

300
Kota Palembang Raih Penghargaan Pembina Program Kampung Iklim
Kota Palembang Raih Penghargaan Pembina Program Kampung Iklim

Sumsel24.com  JAKARTA – Kota Palembang berhasil meraih penghargaan sebagai Pembina Program Kampung Iklim (Proklim) Tahun 2019 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.P enghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Siti Nurbaya kepada Walikota Palembang yang diwakili oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang Alex Ferdinandus di Aula Manggala Wana Bhakti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia di Jakarta, Rabu (02/10).

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Siti Nurbaya mengungkapkan, upaya menciptakan lingkungan yang yang sehat haris didukung dan diprogramkan secara nyata oleh Pemerintah Daerah.

Baca Juga :  Rapat dengan Kepala Sekretariat Negara, Harnojoyo Bahas Mekanisme Distribusi Sembako Bantuan dari Presiden

“Kami sangat apresiasi kepada pemerintah daerah yang sangat aktif mendukung program kampung iklim ini, jika semua pemerintah daerah peduli, maka lingkungan yang sehat akan dapat kita nikmati” Ungkap Siti Nurbaya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang Alex Ferdinandus mengatakan, kampung iklim yang dibina oleh Pemerintah Kota Palembang yaitu kelurahan Kalidoni Kecamatan Kalidoni Palembang.

“Berdasarkan penilaian, Kelurahan Kalidoni berhasil mendapatkan predikat Proklim Utama, dengan nilai 87,98 %, tentu pencapaian yang sangat baik” Kata Alex.

Sementara itu, Camat Kalidoni Ari Wijaya Menjelaskan, Beberapa program telah diterapkan di kampung iklim Kelurahan Kalidoni.

Baca Juga :  Pemkot Palembang Berharap Ke Depan Atlet Semakin Termotivasi

“Diantaranya pengendalian dampak lingkungan melalui program pengolahan sampah intalasi 3R, dimana program ini melibatkan masyarakat secara langsung, sehingga memberikan edukasi kepada mereka bahwa sampah bisa dimanfaatkan menjadi sesuatu yanh berguna” Jelas Ari.

Selain itu, lanjut Ari, dilaksanakan juga program pemanfaatan tegnologi tepat guna, yaitu pembangkit tenaga surya, yang saat ini telah dimanfaatkan olej warga Kalidoni sebagai aliran listrik ramah lingkungan untuk keperluan pompa air, alat tukang ringan, yang kapasitasnya 2200 watt” Pungkasnya. (Ril)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here