Beranda Headline Geger! Tiga Sumur Minyak Ilegal di MUBA Meledak Hebat Pasca Penutupan

Geger! Tiga Sumur Minyak Ilegal di MUBA Meledak Hebat Pasca Penutupan

821
Asap bekas ledakan sumur minyak ilegal di Muba, Sumsel. (Dok. Istimewa)

Sumsel24.com Palembang – Tiga lubang sumur minyak ilegal di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan meledak hebat. Meledaknya 3 sumur tersebut diduga pasca penutupan 1000 sumur yang digelar Polda Sumsel beberapa waktu lalu, namun tidak dilakukan oleh yang profesional.

“Iya benar ada tiga (sumur minyak ilegal) yang meledak. Jaraknya antara ketiga sumur itu terbilang berdekatan  jaraknya sekitar 2 hektare lah,” kata PJ Kades Keban 1, Kecamatan Sanga Desa, Muba, Alen, kepada Sumsel24, Selasa (12/10/2021).

Alen mengatakan, pasca penutupan yang digelar Polda Sumsel beberapa waktu lalu, pihaknya terus melakukan himbauan kepada masyarakat untuk tidak lagi melakukan aktivitas ilegal tersebut. Peristiwa ledakan itu, katanya, terjadi Pulau Karet, Desa Keban 1, Sanga Desa, pada Senin (11/10) sore, kemarin.

“Memang benar kejadiannya kemarin sore. Waktu itu juga ada penutupan, makanya kita juga dorong dan imbau masyarakat sini untuk tidak lagi seperti itu. Spanduk kita pasang, imbauan kita sampaikan, eh masih kecolongan,” katanya.

Baca Juga :  Jadi Primadona, Agrowisata Tanjung Sakti Beri Dampak Positif Bagi Wisata Lahat dan Pagaralam

Kejadian ini, menurutnya, terjadi karena diduga penutupan sumur yang sudah ditinggalkan, tidak dilakukan oleh orang profesional.

“Mungkin karena ada yang ngeyel jadinya gini (terjadi ledakan), nutup galian itu kan gak sembarangan harus oleh yang ahli,” jelas Alen.

Sementara pihak kepolisian ketika dikonfirmasi terkait kejadian tersebut tidak membantah. Polisi mengatakan menang ada 3 lubang sumur minyak ilegal yang meledak dan tidak ada korban jiwa.

“Iya benar ada 3 sumur yang meledak, informasinya menyambar karena adanya percikan api. Tidak ada korban jiwa,” kata Kapolres Muba AKBP Alamsyah Peluppesy dikonfirmasi Sumsel24, Selasa (12/10/2021).

Peristiwa yang membuat geger warga sekitar Desa Keban 1, Sanga Desa, Muba itu terjadi Senin (11/10) kemarin sore. Polisi menduga kejadian itu karena penutupan dilakukan oleh orang tidak profesional.

“Pasca penutupan (1000 sumur ilegal) kemarin kan masyarakat yang menutup lahannya dan meninggal aktivitas ilegal itu, kemungkinan besar ledakan terjadi waktu di tinggalkan terkena percikan api karena bekas galian-galian itu tidak ditutup sempurna karena mereka bukan profesional dan bukan ahlinya ya itulah mungkin salah satu penyebabnya,” ungkap Alamsyah.

Baca Juga :  Terjerat Kasus Korupsi, Kejagung Bakal Sita Aset Milik Alex Noerdin

Alamsyah mengaku, Tim Gabungan dari kepolisian dan pemerintah setempat hingga saat ini, Selasa (12/10) pagi, masih berjibaku melakukan pemadaman.

“Kita evakuasi wilayah sekitar, mensterilkan jangan sampai ada lagi itu. Kita masih bersama-sama Pemda dan Pertamina melakukan upaya pemadaman,” katanya.

Selain itu, dia juga meminta kepada Pertamina untuk serius menangani perihal ini agar tidak terjadi lagi insiden seperti ini. Karena yang lebih menguasai masalah teknis tentu Pertamina yang lebih paham.

“Harusnya Pertamina cepat-cepat, gimana solusinya, masa kayak gitu terus. Iya harusnya semua itu fokus bagaimana kita mencari solusi terkait adanya sumur-sumur ilegal yang ada disini, tidak bisa polisi kerja sendiri,” jelas Kapolres.(prm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here