BerandaHukum dan KriminalGegara Tak Ada Lauk Makan, Pria di Sungai Lilin Muba Bacok Ayah...

Gegara Tak Ada Lauk Makan, Pria di Sungai Lilin Muba Bacok Ayah Kandung

1655
Ilustrasi pembacokan

Sumsel24.com Muba – Polisi mengamankan seorang pria berinisial RS (25), di Sungai Lilin, Musi Banyuasin, lantaran nekat menganiaya ayah kandungnya sendiri, MS (64). Ia nekat membacok sang ayah lantaran mendapati lauk pauk yang tidak ada ketika ia hendak makan.

“Iya, kita mengamankan seorang pria kasus penganiayaan terhadap ayah kandungnya sendiri, TKP nya di Sungai Lilin,” ujar Kapolres Muba, AKBP Erlin Tangjaya ketika dikonfirmasi Sumsel24.com, Senin (3/5/2021).

Dia mengaku, peristiwa yang berlangsung pada hari Minggu kemarin sekitar pukul 08.30 WIB itu, terjadi diduga karena dipicu masalah sepele.

“Pada pagi itu, pelaku yang hendak makan
mendapati isi dalam tutup saji tak ada satu pun lauk pauk, sehingga membuat pelaku langsung marah dan membantingkan piring dan tutup saji,” terangnya.

Baca Juga :  Kapolda Sumsel Lesehan Makan Nasi Bungkus Bersama Anggota

Karena suara bantingan terdengar sang ayah, kemudian korban mendekati dan menasihati pelaku untuk tidak lagi melakukan hal bodoh tersebut.

“Korban (ayah pelaku) meenegur ‘ngapo kau mecahkan piring?, klo nak makan begawe kau tu,’. Pelaku diduga ganguan jiwa itu, kemudian tidak terima dengan teguran sang ayah,” imbuhnya.

Pelaku, lanjutnya, langsung berjalan ke arah dapur mengambil sebilah golok dan mengayunkannya sebanyak dua kali ke arah korban.

“Akibat ayunan golok pelaku, korban mengalami luka bacok di lengan sebelah kiri dan telinga kiri. Korban pun langsung dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapat tindak medis,” bebernya.

Baca Juga :  Dua Hari Dilaporkan Hilang Heri Irawan Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Musi

Sementara, polisi yang mendapat laporan tersebut, mendatangi TKP dan mengamankan tersangka tanpa perlawanan.

“Habis kejadian pelaku langsung kita amankan di rumahnya. Pelaku sadar telah membacok ayahnya, pasal lauk makan yang kosong di atas meja,” ungkapnya.

Terakhir, polisi menyebut pihaknya akan terus mendalam motif atau dugaan lainnya terkait kasus penganiayaan seorang anak terhadap ayahnya sendiri itu.

“Ya kita masih mendalami, pelaku ini diduga ada gangguan kejiwaan katanya ada kartunya. Kita masih tunggu data realnya,” tutupnya. (prm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here