Beranda Hukum dan Kriminal Dua Tahun Diperkosa Ayah Tiri, ABG di OI Hamil 7 Bulan

Dua Tahun Diperkosa Ayah Tiri, ABG di OI Hamil 7 Bulan

704
Pria di Ogan Ilir, Sumsel diamankan kasus pemerkosaan anak tiri hingga hamil 7 bulan. (Dok. Istimewa)

Sumsel24.com Palembang – Seorang ABG inisial AA di Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan hamil 7 bulan karena diperkosa. AA hamil diduga karena diperkosa oleh ayah tirinya, I Putu Pratnyana yang kini ditangkap polisi.

“Iya (pelaku pemerkosa anak tiri hingga hamil 7 bulan sudah ditangkap),” kata Kapolres Ogan Ilir, AKBP Yusantiyo Sandy dikonfirmasi Sumsel24, Selasa (19/10/2021).

Kasatreskrim Polres Ogan Ilir, AKP Siska Agustina membenarkan jika pelaku pemerkosaan terhadap anak tiri hingga hamil 7 bulan sedang dalam pemeriksaan gelar perkara di Unit PPA Polres Ogan Ilir.

“Iya (pelakunya) sudah di Polres. Kita masih gelar,” kata Siska terpisah.

Kades setempat menjelaskan, kejadian itu terungkap, ketika keluarga korban yang curiga melihat korban AA kondisi perutnya membesar seperti tengah hamil. Itu diketahui, kata dia, sekitar 1 minggu yang lalu.

“Satu minggu yang lalu keluarganya telah curiga korban AA ini seperti sedang hamil. Korban lantas di bawa ke Palembang ke keluarganya untuk ditanyai (musyawarah secara kekeluargaan),” kata seorang Kades di Kecamatan Tanjung Batu Ogan Ilir gang juga merupakan kerabat korban, terpisah.

Baca Juga :  Diduga Korban Salah Tembak, Febri Harus Dilarikan ke Rumah Sakit

Saat diinterogasi di Palembang, kata Kades, AA mengaku diperkosa ayah tirinya itu sudah sejak duduk di bangku kelas 7 Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Kelas 9 dan saat ini ia sedang hamil anak pelaku usia 7 bulan.

“Di Palembang, korban mengaku (diperkosa ayah tirinya hingga hamil 7 bulan) sehingga pihak keluarganya lantas memeriksakan korban secara medis. Ternyata benar bahwa korban tengah mengandung,” kata Kades.

Pihak keluarga korban di Palembang, kemudian menghubungi Kades dan beberapa wara di sekitar lokasi kejadian. Pada Minggu (17/10) sekitar pukul 18.00 WIB, Kades meminta bantuan Polisi untuk mengamankan pelaku, karena masa yang geram sudah ramai mengepung rumah pelaku.

“Jadi ketika ditelepon uwaknya (keluarga korban) dari palembang saya langsung mengamankan pelaku agar jangan sampai di amuk massa ataupun kabur, kemudian saya telepon pihak berwajib Polsek Tanjung Batu untuk mengamankan pelaku,” terang Kades.

Baca Juga :  Danlanud SMH: Hikmah Idul Adha Mengajarkan Kita Untuk Rela Berkorban

Sementara, Polsek Tanjung Batu juga membenarkan penangkapan tersebut. Berdasarkan laporan Kades, pelaku ditangkap dan saat ini telah di limpahkan ke Unit PPA Polres Ogan Ilir guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Hal itu terungkap ketika kepala (nama desa) melapor ke Polsek Tanjung Batu. Pelaku ditangkap dan kasusnya kita limpahkan ke Unit PPA Polres guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kapolsek Tanjung Batu Iptu Wempy Manurung.

Menurutnya, berdasarkan penyelidikan awal, korban mengaku pemerkosaan yang dilakukan pelaku terhadapnya terakhir terjadi pada Sabtu (9/10) lalu. Pemerkosaan dilakukan oelaku sudah lebih dari puluhan kali kurun waktu 2 tahun ke belakang.

“Sejak dua tahun lalu (pemerkosaan). Terakhir Sabtu (9/10) kemarin di rumah (di rumah pelaku),” katanya.(prm)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here