BerandaOlahragaDibekali 100 Anggota, Zulfikar Dipercaya Pimpin ASTA Palembang

Dibekali 100 Anggota, Zulfikar Dipercaya Pimpin ASTA Palembang

141
ASTA Palembang berkomitmen ikut serta dalam memajukan bela diri Palembang dan Sumsel.

Sumsel24.com, PALEMBANG – Asosiasi Seni Tarung Tradisi Indonesia (ASTA) yang mewadahi seni bela diri tradisional akhirnya dibentuk di Kota Palembang.

Dibekali 100 anggotanya, ASTA Kota Palembang ini dipimpin oleh Zulfikar Muharrami.

“Ada 100 petarung yang aktif berlatih di Jakabaring merupakan anggota kita. Saya sendiri hari ini ditunjuk oleh Master Ahmad Yani sebagai Ketua ASTA di Palembang,” kata Ketua ASTA Kota Palembang Zulfikar Muharrami.

Hadirnya ASTA di Kota Palembang diharapkan ke depan bisa bersinergi dengan pemerintah dan ikut serta menjaga dan melestarikan kebudayaan Kota Palembang.

“Kami akan mendukung semua program pemerintah khususnya dalam rangka meningkatkan kebudayaan baik Palembang dan Sumsel,”ujarnya

Baca Juga :  Sinergi Antara PBSI Kota Palembang, Pemkot Palembang dan Gojek Gelar Event "Gojek Badminton Palembang"

Apalagi di masa pandemi Covid-19, zulfikar menilai ASTA merupakan olahraga yang cukup efektif. Karena selain meningkatkan imun tubuh bisa menghilangkan stress.

“Olahraga ini unik karena bukan hanya bisa meningkatkan imun tubuh. Tetapi tingkat rekreasi ada, bukan hanya bisa berprestasi tapi juga bisa menjaga psikologis atletnya sendiri,”ucapnya

Sementara itu Pendiri ASTA Sumsel Master Ahmad Yani mengatakan, dia diberikan mandat oleh ASTA Nasional untuk mendirikan bela diri ini di tingkat Provinsi dan Kota.

“Makanya hari ini resmi kita dirikan ASTA Kota Palembang,”jelasnya

Baca Juga :  Gunakan Rekom Untuk Porprov Palsu, Muratara Dicoret Dari Porpov?

ASTA disebutnya diambil dari beberapa aliran bela diri diutamakan tradisi. Lalu di utamakan kelebihan dari aliran beladiri masing-masing tradisional itu hingga disebutlah seni beladiri tradisional.

“Di masyarakat di Sumsel dan Kota Palembang generasi muda sudah meminati seni bela diri ini. Hanya saja kita belum bisa membuat eventnya. Sebab peminatnya banyak karena Covid-19 penontonnya pasti akan rame. Makanya protokol kesehatan sulit untuk diterapkan,”ucapnya.

Saat ini pihaknya tengah mempersiapkan atlet dari Sumsel atau Palembang untuk mengikuti TAFISA (The Association For International Sport for All) di Portugal nantinya.(all)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here