Beranda Headline Dianiaya Keluarga Pasien, Perawat Rumah Sakit di Palembang Lapor Polisi

Dianiaya Keluarga Pasien, Perawat Rumah Sakit di Palembang Lapor Polisi

3437
Capture Video amatir aksi penganiayaan di sebuah rumah sakit di Palembang. (Dok. Istimewa)

Sumsel 24.com, Palembang – Viral Video aksi penganiayaan terhadap pegawai sebuah Rumah Sakit di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) beredar sosial media.

Dalam video berdurasi 1 menit 30 detik tersebut, terlihat seorang perawat yang diketahui bernama Christina Remauli (27), dianiaya diduga keluarga pasien hingga memar di bagian perut dan wajah.

“Informasi benar, dari laporan korban di SPKT Polrestabes Palembang kejadian itu terjadi sebuah rumah sakit yang beralamat di kawasan Ilir Barat I Palembang. Kejadian ini, Kamis (15/4), sekitar pukul 13.30 WIB,” kata Kasubbag Humas Polrestabes Palembang, Kompol M Abdullah ketika dikonfirmasi wartawan, Jumat (16/4/2021).

Baca Juga :  Fitri Minta Media Bantu Sosialisasikan Keberadaan ATCS

Kejadian tersebut juga sempat disaksikan beberapa pegawai rumah sakit. Bahkan ada petugas keamanan yang mencoba melerai. Namun terlihat ada juga pria yang mengenakan pakaian biasa dan mengaku polisi mencoba untuk melerai.

“Saya dipanggil untuk menemuinya di ruang IPD 6 di kamar 6026. Saya bersama teman menemuinya tapi teman saya disuruh pergi, dia menanyakan bagaimana cara saya melepas infus di tangan anaknya,” kata Christina dalam laporannya di SPKT Polrestabes Palembang.

Namun, belum sempat korban menjawab, terlapor langsung memukul wajahnya. Meski sempat dilerai oleh perawat lainnya, tapi terlapor tetap memukul kembali wajah korban.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Sumbang Sapi Seharga Rp 85 Juta dengan Berat 1,1 Ton

“Kejadian itu didengar petugas keamanan rumah sakit, lalu menenangkan pelaku dan menyuruh perawat lain menggantikan saya,” imbuhnya.

Saat itu, korban berlutut di depan pelaku sambil meminta maaf. Namun, terlapor yang terlanjur emosi langsung menendang perut dan menjambak rambutnya.

Atas kejadian itu, korban mengalami memar di mata kiri, bengkak di bibir, dan sakit pada perut. Lalu melapor ke Polrestabes Palembang.

Laporan korban diterima kepolisian dengan Nomor: LP/682/IV/2021/SPKT/Polrestabes Palembang/PoldaSumsel. “Laporannya sudah diterima dan ditindak lanjuti Unit Reskrim,” tutup Abdullah.(prm)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here