Beranda Berita Cerita Kepsek Aksi Mulia Siswanya Gotong Royong Benahi Jalan di Banyuasin

Cerita Kepsek Aksi Mulia Siswanya Gotong Royong Benahi Jalan di Banyuasin

236
Siswa SMA Negeri 1 Pulau Rimau, Banyuasin, Sumsel, gotong royong perbaiki jalan berlumpur akses menuju ke sekolahnya. (Dok. Istimewa)

Sumsel24.com Palembang – Aksi beberapa siswa di Banyuasin, Sumatera Selatan, bergotong royong memperbaiki akses jalan berlumpur menuju ke sekolah beredar viral di media sosial. Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri tersebut memberi penjelasan.

“Itu memang inisiatif kita, dari guru, osis dan siswa yang bersedia untuk memperbaiki jalan yang tak layak dilewati tersebut,” ucap Kepsek SMA Negeri 1 Pulau Rimau, Banyuasin, Heni Sulastri kepada Sumsel24, Kamis (25/11/2021).

Heni menjelaskan, selama dia bertugas di SMA tersebut sekitar 1 tahun 4 bulan kondisi jalan tersebut memang sudah berlumpur seperti itu, jika hujan. Aksi yang dilakukan para siswanya pada Senin (21/11/2021) di Jalanan Desa Rawa Banda itu, dilakukan demi kelancaran dan kenyamanan petugas kesehatan yang hendak menggelar vaksinasi di sekolah tersebut pada Rabu (24/11) kemarin.

“Selama saya bertugas disini setahun empat bulan memang belum ada pengerasan di jalan itu, dan jika hujan jalan itu pasti berlumpur dan tidak bisa dilewati para guru dan siswa yang hendak menuju ke sekolah,” katanya.

“Gotong royong itu Senin (21/11) kemarin, kita lakukan demi kenyamanan dan kelancaran petugas puskesmas yang mau melakukan vaksinasi kedua di sekolah kita Rabu (24/11) kemarin,” ungkapnya.

Heni menyebut ada sekitar 40 persen siswa dan 35% tenaga pengajar sekolahnya yang terpaksa melewati jalan itu tiap harinya. Dia berharap jalan rusak tersebut bias segera dilakukan pengerasan agar layak untuk dilalui.

Baca Juga :  Jogging di JSC, Ponsel Diansyah Hilang Dicuri

“Cukup banyak yang melalui jalan itu, dari sekolah kita saja ada sekitar 40 persen siswa dan 35 persen tenaga pengajar yang terpaksa harus melakui jalan itu, kalau hujan mereka harus mutar jauh keliling atau lewat sawah. Ya kami dari pihak sekolah berharap pemerintah segera melakukan pengerasan di jalan itu,” jelas Heni.

Sebelumnya, dalam beberapa foto unggahan yang dilihat Sumsel24, Kamis (25/11),beberapa siswa yang mengenakan celana abu-abu, celana olahraga, seragam putih abu-abu lengkap, dan seragam olahraga lengkap sedang bergotong royong memperbaiki ruas jalan yang berlumpur.

“Gotong royong perbaikan jalan menuju sekolah SMA N 1 Pulau Rimau. Kami berharap ke depannya ada pengerasan jalan untuk memperlancar kegiatan masyarakat dan anak sekolah,” tulis pengunggah.

Jalan itu disebut merupakan akses menuju SMA Negeri 1 Pulau Rimau di Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin.

Bahkan, di salah satu slide foto, terlihat juga seorang pria yang menggunakan seragam pegawai negeri sipil yang sedang memantau kegiatan gotong royong yang dilakukan para siswa tersebut.

Camat Pulau Rimau Suratman ketika dimintai konfirmasi tidak membantah kegiatan gotong royong siswa pada foto yang beredar tersebut. Menurutnya, permohonan pengerasan jalan tersebut sudah diajukan BPD desa setempat ke instansi terkait.

“SMA itu sudah difasilitasi oleh tim Kabupaten. Selanjutnya kami belum tahu, sampai sekarang belum ada keputusan. Masalahnya, data-data dan berkas tidak ada di Kecamatan. BPD yang bikin laporan, tapi bukan ke kami,” kata Suratman.

Baca Juga :  Dua Orang Tenggelam di Sungai Berhasil Ditemukan Tim SAR Gabungan

Di Kabupaten yang sama, sebelumnya sempat viral juga video berisi curahan hati (curhat) seorang siswa di kabupaten yang sama mengeluhkan jalan menuju sekolahnya yang rusak viral di medsos. Siswa itu berharap jalan diperbaiki.

Dalam video berdurasi 19 detik itu, seorang siswa SMA curhat soal akses jalan yang rusak menuju sekolahnya di SMK Negeri 1 Rambutan, Banyuasin. Dia meminta Gubernur Sumsel Herman Deru membangun atau memperbaiki jalan di lokasi tersebut.

Siswa itu mengatakan jalan ke sekolahnya sangat berlumpur setelah hujan. Dalam video juga terlihat beberapa siswi berjalan kaki dengan mengangkat sepatu demi menuju atau pulang dari sekolah.

“Kepada Bapak Gubernur Sumatera Selatan, kami mohon, Pak, untuk perbaikan jalannya segera dipercepat, Pak. Karena kondisi kami setiap hujan itu begini, Pak (sambil menunjuk kondisi jalan), kondisinya tidak memungkinkan, Pak. Terima kasih,” curhat pria dalam video tersebut.

Sementara itu, menanggapi hal itu, Pemprov Sumsel mengatakan permohonan perbaikan jalan seperti di daerah tersebut bisa diarahkan ke sektor Bantuan Gubernur (Bangub).

“Kita kan ada Bangub, jadi bisa itu diperbaiki. Itu bisa dilakukan jika ada laporan dari pemerintah kabupaten setempat,” kata Kepala Dinas PUBM Sumsel Darma Budi ketika ditemui Sumsel24 di Jakabaring, Palembang.(prm)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here