Beranda Hukum dan Kriminal Begini Cara Suami di Pagar Alam Bunuh-Masukkan Istri ke Karung Demi Surat...

Begini Cara Suami di Pagar Alam Bunuh-Masukkan Istri ke Karung Demi Surat Tanah

596
Pelaku pembunuhan wanita yang mayat ditemukan dalam karung di Pagar Alam ditangkap di Prabumulih. (Dok. Polres Pagaralam)

Sumsel24.com Palembang – Polisi menangkap Samsu Sulaiman (68), yang diduga membunuh istrinya, W (63) di Pagar Alam, Sumatera Selatan (Sumsel). Pembunuhan yang dilakukan Samsu, dilakukannya dengan cara menjerat leher korban.

“Korban di bunuh dengan cara di jerat leher pada saat korban terlelap tidur,” kata Kapolres Pagaralam, AKBP Arif Harsono, dikonfirmasi Sumsel24.com, Senin (18/10/2021).

Arif mengatakan, berdasarkan keterangan pelaku, dia nekat membunuh korban karena ingin menguasai surat tanah milik korban. Pelaku, kata Arif, mengakui perbuatannya tersebut.

“Pelaku mengakui membunuh korban, dia membunuh korban karena mau menguasai tanah milik korban. Ada surat tanah yang kita amankan,” jelas Kapolres.

Polisi menjelaskan, kejadian pembunuhan itu terjadi pada Sabtu (9/10) lalu, sekitar pukul 22.WIB di kediaman tersangka. Pelaku sengaja menyiapkan tali tambang panjang sekitar 2 meter di bawah tempat tidur.

Baca Juga :  Prank Call Center Polisi, ABG di Babat Toman Diciduk Polres Muba

“Sekira pukul 22.00 Wib, pelaku melakukan pembunuhan terhadap korban dengan cara menjerat leher korban dari belakang ketika korban terlelap tidur, kemudian karena korban meronta tali tambang tersebut putus dan korban berteriak meminta tolong,” kata Kasat Reskrim Polres Pagar Alam, AKP Najamudin.

Selanjutnya, kata Najam, sisa dari tali tambang yang putus tersebut dijeratkan pelaku kembali ke leher korban. Korban meninggal dunia di jeratan kedua.

“Dengan tali yang putus itu pelaku kembali menjerat leher korban sambil menekan kepala bagian belakang menggunakan kaki kanan hingga korban meninggal dunia,” katanya.

Baca Juga :  Perampok Toko Emas di Sungai Lilin, Dua Tewas Satu Roboh Diterjang  Peluru Petugas, Lima DPO

Setelah korban meninggal dunia, lanjutnya, kaki dan tangan korban diikat pelaku menggunakan tali tambang. Korban di masukkan pelaku kedalam karung plastik.

“Pada hari Minggu, tanggal 10 Oktober 2021 pagi, korban dibuang oleh pelaku di siring air betung, jarak sekira 20 meter dari rumah pelaku. Pelaku melarikan diri ke Prabumulih,” jelasnya.

Atas perbuatannya, pelaku kini ditahan dijerat dengan tindak pidana pembunuhan berencana.

“Pelaku kini ditahan dan dijerat Pasal 340 juncto 348 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup,” tutup Kapolres.(prm)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here