Beranda Hukum dan Kriminal Bawa Senpira Saat Judi Sabung Ayam, Pelaku Curanmor Dihadiahi Timah Panas

Bawa Senpira Saat Judi Sabung Ayam, Pelaku Curanmor Dihadiahi Timah Panas

849
Pelaku saat memberikan keterangan kepada Sumsel24.com. Foto Prima

Sumsel24.com Palembang – Lantaran memilik senjata api rakitan (Senpira) dan senjata tajam (Sajam) jenis pisau untuk Gagah-gagahan, Tomi Muslimin (24) seorang pedagang sayur di Palembang ditangkap dan ditembak Polisi.

Pria yang merupakan warga Jalan KH Wahid Hasyim, Lorong Keramasan, Seberang Ulu I, Palembang itu ditangkap kedapatan memiliki dan menyimpan senjata tajam (sajam) dan senjata api rakitan (senpira) saat anggota opsnal Satreskrim Polrestabes Palembang melakukan penggrebekan disalah satu tempat judi sabung ayam di Palembang.

Kapolrestabes Palembang Kombes Irvan Prawira melalui Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Edi Rahmat Mulyana mengatakan bahwa saat penangkapan yang terjadi di simpang empat fly over Keramasan di Jalan Nilakandi, Kertapati, Palembang, pada 1 Januari 2021 lalu sekitar pukul 17.00 WIB.

Baca Juga :  Dua Residivis Spesialis Curanmor Keok Dipelor Petugas Saat Mau Ditangkap
Polisi saat menginterogasi pelaku. Foto Prima

“Saat itu anggota kita melakukan penggerebekan dan melakukan penggeledahan didalam mobil pelaku, ternyata ditemukan sajam dan senpira, karena tidak kooperatif dan mencoba kabur serta melawan petugas tersangka terpaksa diberikan tindakan tegas terukur berupa timah panas di bagian kaki” tegas Edi.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku yang pernah ditangkap atas kepemilikan senpira itu selanjutnya berikut barang bukti di bawa ke Mapolrestabes Palembang.

“Setelah dilakukan interogasi oleh anggota kita selain kasus ini pelaku juga tersandung kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) pada 18 Desember 2020 lalu sekitar pukul 10.00 WIB di SMPN 30 Palembang di Jalan Jaya 6, Seberang Ulu II, Palembang,” terang Edi.

Baca Juga :  Todong Sang Pacar Dengan Sajam, Darman CS Diringkus Jatanras

Atas perbuatannya, kini pelaku terancam pasal berlapis baik aksi curanmor yang dilakukannya maupun kepemilikan senpira dan sajam maka pelaku akan dikenakan UU Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 dan pasal 362 KUHP.

Sementara itu, pelaku Tomi saat dimintai keterangan oleh Sumsel24.com berdalih senpira dan sajam yang dimilikinya itu hanya untuk Gagah-gagahan dan jaga diri.

“Saya sudah memiliki senpira itu sejak dua bulan terakhir tidak dipergunakan untuk perbuatan kejahatan, murni untuk melindungi diri saja,” kata Tomi. (prm)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here