Beranda Headline Alex Noerdin Ditetapkan Tersangka Lagi, Kasus Dugaan Korupsi Masjid Sriwijaya

Alex Noerdin Ditetapkan Tersangka Lagi, Kasus Dugaan Korupsi Masjid Sriwijaya

663
Alex Noerdin meninjau Masjid Sriwijaya saat menjabat Gubernur Sumsel. (Foto : Dok/Instagram @alexnoerdin.id/6 Agustus 2016)

Sumsel24.com PALEMBANG – Kejaksaan Tinggi Sumatra Selatan telah menetapkan mantan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin dan eks Bendahara Umum Yayasan Wakaf Masjid Sriwijaya Muddai Madang sebagai tersangka.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Viktor Antonius Saragih mengemukakan tim penyidik pada Kejati Sumatra Selatan sudah menemukan alat bukti yang cukup untuk menjerat keduanya sebagai tersangka.

Dia menjelaskan bahwa Alex Noerdin dan Muddai Madang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus tindak pidana korupsi proyek pembangunan Masjid Raya Sriwijaya di Palembang, Sumsel.

“Iya, AN dan MM sudah ditetapkan jadi tersangka kasus korupsi proyek pembangunan Masjid Raya Sriwijaya,” kata Viktor saat dilansir dari Kabar24, Rabu (22/9/2021).

Baca Juga :  HP Raib Dalam Angkot Ampera-Kertapati

Menurut Viktor, tim penyidik pada Kejati Sumatra Selatan tidak melakukan upaya penahanan kepada kedua tersangka itu. Pasalnya, menurut Viktor, keduanya sudah ditahan oleh Kejagung dalam perkara korupsi pembelian gas bumi oleh BUMD PDPDE Provinsi Sumatra Selatan.

Diberitakan sebelumnya, Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan eks Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin dan eks Komisaris PT Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Gas, Muddai Madang jadi tersangka kasus korupsi.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus pada Kejagung Supardi mengemukakan keduanya ditetapkan sebagai tersangka korupsi, setelah diperiksa sebagai saksi selama 6 jam oleh tim penyidik Kejagung terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi pembelian gas bumi oleh PT Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Provinsi Sumatra Selatan.

Baca Juga :  Doni Pembunuh Azhar di Samping Jembatan Musi IV, Ditangkap Polisi di Prabumulih

“Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan selama 20 hari ke depan,” kata Supardi kepada Bisnis, di Kejagung, Kamis (16/9/2021).

Supardi menjelaskan kedua tersangka itu ditahan di rumah tahanan (Rutan) yang terpisah agar tidak saling mempengaruhi dan mempersulit penyidik Kejagung dalam mengungkap perkara dugaan tindak pidana korupsi PDPDE.

Keduanya ditahan selama 20 hari ke depan terhitung mulai Kamis 16 September 2021.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here