BerandaHukum dan Kriminal67 Tersangka Ditangkap Jajaran Polda Sumsel Dari 52 Kasus Narkoba

67 Tersangka Ditangkap Jajaran Polda Sumsel Dari 52 Kasus Narkoba

518
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi saat memberikan keterangan kepada awak media. Foto Prima

Sumsel24.com Palembang – Ungkap Kasus Jajaran Kepolisian dari Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Selatan dan Polres Jajaran pada Minggu Pertama Desember 2020. Polrestabes terbanyak ungkap kasus dan Polres Ogan Ilir Nihil ungkap kasus.

Sebanyak 67 tersangka dari 52 kasus tindak pidana narkoba diungkap dalam sepekan terakhir yang disampaikan langsung oleh Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi.

“Dari 67 tersangka yang ditangkap, 54 tersangka diantaranya merupakan pengedar narkoba, sedangkan 13 tersangka lainnya merupakan pemakai barang haram tersebut. Untuk barang bukti yang disita yakni sabu sebanyak 2.6 Kilogram, ganja 10.8 Kilogram dan pil ekstasi sebanyak 5.039 butir,” kata Supriadi, Senin (7/12/2020).

Dalam keterangannya Supriadi menjelaskan, dari segi kuantitas banyaknya Laporan Polisi (LP) yang diungkap, Polrestabes Palembang menjadi yang terbanyak dengan 7 LP dan 8 tersangka, lalu dari Polres Musi Banyuasin dengan 5 LP dan 5 orang tersangka, serta dari Polres Pagarala dengan 5 LP dan 4 tersangka.

Baca Juga :  Kepergok Petugas Lancarkan Aksi Hipnotis, Dua Pelaku Ditangkap

“Kemudian dari Polres Muara Enim dan Polres OKU masing-masing dengan 4 LP dan 5 tersangka, Polres Musi Rawas dengan 3 LP dan 8 tersangka, Polres Prabumulih 3 LP dan 4 tersangka, Polres OKU dan Polres Lubuk Linggau masing-masing dengan 3 LP dan 3 tersangka. Lalu dari Ditresnarkoba Polda Sumsel dengan 2 LP dan 5 tersangka, Polres Muratara 2 LP dan 4 tersangka, Polres Banyuasin dan Polres Empat Lawang masing-masing 2 LP dan 2 tersangka, Polres Lahat 1 LP dan 2 tersangka, Polres OKU Selatan 1 LP dan 1 tersangka, serta Polres PALI dengan 1 LP dan 3 tersangka,” jelas Supriadi.

Baca Juga :  Deru Ditemukan Tergeletak Tak Bernyawa Dengan 11 Luka Tusuk

Sementara itu, lanjut Supriadi, terdapat satu Polres yang tidak melakukan pengungkapan kasus narkotika di Minggu I Desember 2020 ini yakni dari Polres Ogan Ilir.

Menurutnya, dari barang bukti narkoba yang disita seperti narkotika jenis sabu, ganja dan ekstasi setidaknya aparat kepolisian telah menyelamatkan 79.817 anak bangsa dari penyalahgunaan narkoba.

“Dengan terungkapnya peredaran sejumlah kasus tersebut, Polda Sumsel tidak henti-hentinya menghimbau kepada masyarakat untuk selalu melakukan pengawasan terhadap anak dan keluarga masing-masing dari pengaruh buruk narkoba yang dapat merusak generasi penerus bangsa,” tutup Supriadi. (prm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here